Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan anjing yang cukup dominan. Diperkirakan satu dari tiga anjing dewasa menerita penyakit anjing yang satu ini. Sayangnya banyak pemilik anjing yang tidak menyadari bahwa penyakit yang banyak diderita manusia ini juga banyak terjadi pada anjing.

Hanya saja, meskipun sama-sama merujuk pada tekanan darah yang lebih tinggi dari yang seharusnya, penyebab hipertensi pada anjing berbeda dengan penyebab hipertensi pada manusia. Secara medis dikenal dua macam hipertensi. Hipertensi primer adalah kondisi dimana tingginya tekanan darah yang tanpa dipicu permasalahan lain. Sementara itu hipertensi sekunder adalah kondisi dimana tingginya tekanan darah merupakan akibat dari gangguan lain.

Penyebab Hipertensi pada Anjing

Dikutip dari Majalah Modern Dog, Menurut Dr. Ashley Saunders dari Texas A&M College of Veterinary and Biomedical Sciences, pada anjing yang terjadi adalah hipertensi sekunder, hipertensi muncul sebagai akibat dari gangguan lainnya. “Perbedaan antara hipertensi pada manusia dan anjing adalah pada anjing hipertensi disebabkan oleh masalah lain”, terangnya.

Beberapa masalah kesehatan anjing yang sering menjadi penyebab hipertensi diantaranya masalah pada ginjal, diabetes, kanker pada kelenjar adrenalin, penyakit yang berhubungan dengan sistem endokrin, serta gangguan pada otak dan sistem syaraf. Gejala hipertensi pada anjing biasanya dapat muncul secara fisik seperti kehilangan keseimbangan bahkan pingsan, maupun secara psikis seperti gelisah dan susah tidur.

Lebih jauh hipertensi pada anjing dapat menyebabkan kejang, depresi, bahkan kebutaan. “Hipertensi dapat mengakibatkan kejang, kebutaan, bahkan dapat mengakibatkan kerusakan ginjal”, kata Dr. Saunders.

Pemeriksaan dan Pengobatan

Memeriksa tekanan darah pada anjing kurang lebih sama dengan pada manusia. Hanya saja pemasangan peralatannya lebih rumit karena struktur fisiologisnya memang berbeda. Karena itu prosedur pemeriksaan ini tidak dapat dilakukan oleh orang awam, harus oleh dokter hewan. Jika gejala seperti disebut diatas muncul, pemeriksaan harus segera dilakukan. Sementara dalam kondisi normal pemeriksaan tekanan darah disarankan untuk dilakukan setidaknya setahun sekali, terutama pada anjing yang sudah dewasa.

Jadi secara sigkat dapat dicatat sebagai berikut:

  • Hipertensi dapat terjadi pada anjing.
  • Gejala hipertensi pada anjing diataranya pingsan, kejang, gangguan keseimbangan, gelisah, susah tidur.
  • Akibat dari hipertensi pada anjing diantaranya kebutaan dan kerusakan ginjal.
  • Hipertensi pada anjing disebabkan oleh gangguan kesehatan lain seperti gangguan ginjal, diabetes, gangguan pada kelenjar tertentu, kanker, dan gangguan pada syaraf dan otak.
  • Hipertensi pada anjing tidak dapat disembuhkan dengan perubahan gaya hidup seperti memperbanyak aktivitas fisik dan diet.
  • Penyembuhan hipertensi pada anjing adalah mengobati penyakit yang menyebabkannya.
  • Cek tekanan darah anjing anda setidaknya setahun sekali.
  • Pemeriksaan tekanan darah harus dilakukan oleh dokter hewan.