Konon di dunia ini ada setidaknya 2200 jenis kutu. Tapi soal kutu anjing, jenis kutu yang paling sering kita temui pada anjing kesayangan kita adalah “tick” yang dalam bahasa Indonesia kita kenal dengan sebutan caplak, dan “flea” yang biasa kita sebut kutu kucing.

Anda harus sangat hati-hati jika menemukan salah satu diantaranya pada tubuh anjing kesayangan anda. Hampir tidak mungkin kutu anjing hanya ada satu saja. Meskipun mungkin anda baru menemukan satu ekor kutu pada anjing anda, kemungkinan besar ada lebih banyak lagi, entah di bagian tubuh lainnya, pada anjing lainnya, di karpet, atau bahkan mungkin di halaman rumah anda.

Penyebaran Kutu Anjing

Pada dasarnya anjing tertular kutu dari hewan lain yang berkutu, entah anjing atau kucing milik tetangga ataupun anjing atau kucing liar yang entah memang berkeliaran ataupun hanya sekedar melitas di tempat anjing kita biasa bermain. Mungkin halaman rumah, atau jika anjing kita sering dibiarkan berkeliaran di luar halaman tentunya resikonya juga lebih besar.

Penularan kutu anjing tidak selalu harus melalui kontak langsung seperti misalnya anjing kita bermain dengan anjing yang kebetulan berkutu. Bisa jadi kutu betina dari hewan berkutu yang kebetulan melitas melepaskan telurnya. Kalaupun hewan tersebut tidak masuk ke halaman kita, telur kutu tersebut bisa saja tersau angin atau air hujan masuk ke dalam halaman.

Telur-telur itu kemudian menetas menjadi kutu dan melompat ke badan anjing.

Masalah Kesehatan Anjing Akibat Kutu

Meskipun dalam kebanyakan kasus keberadaan kutu tidak membawa dampak signifikan pada kesehatan anjing, ada kasus-kasus tertentu dimana kutu anjing menyebabkan masalah kesehatan serius, bahkan berakibat fatal.

Pada saat kutu menyedot darah anjing, liur kutu ikut masuk ke dalam tubuh anjing melalui luka tusukan pada kulit. Protein pada liur kutu ini mengandung protein tertentu yang dapat menyebabkan masalah alergi pada anjing. Dermatitis akibat alergi kutu biasanya muncul akibat rasa gatal yang digigit dan digaruk sehingga merontokkan bulu dan menyebabkan luka. Pada anjing yang sensitif, beberapa ekor kutu saja sudah cukup untuk memicu masalah serius.

Dalam jumlah banyak, terutama pada anak anjing atau anjing berjenis kecil, kutu dalam jumlah banyak yang menyedot darah secara bersamaan dapat mengakibatkan anemia parah yang pada akhirnya mengancam nyawa.

Kutu anjing juga dapat menyebarkan cacing pita.

Penanggulangan Kutu Anjing

Anda mungkin banyak melihat macam-macam alternatif penanggulangan kutu anjing yang dijual bebas di petshop, ada yang berbentuk obat, obat tetes, bedak, bahkan kalung. Yang perlu anda ingat adalah bahwa apapun jenisnya, namanya pembunuh kutu pastilah racun, sehingga pemakaiannya harus sangat hati-hati.

Sejumlah publikasi juga menyatakan bahwa kebanyakan produk pembasmi kutu anjing yang dijual bebas di pasaran menggunakan bahan dasar bernama pyrethroids yang dikatakan sudah tidak lagi efektif harena kebanyakan kutu sudah mulai kebal dengan bahan tersebut. Masalahnya menjadi semakin rumit karena kebanyakan orang mencoba cara mudah dengan menambahkan takaran pemakaian saat melihat obat yang digunakannya tidak cukup efektif membasmi kutu.

Karena itu sangat disarankan untuk terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter hewan sebelum menggunakan obat-obatan pembasmi kutu.

Perlu dicata juga bahwa membasmi kutu hanya pada tubuh anjing saja tidak akan menyelesaikan masalah secara menyeluruh. Karena selain menempel pada tubuh anjing, kutu juga banyak yang bersarang di berbagai tempat lain di sekitar kita, semak-semak, tanah, karpet, dll. Dalam hal ini pembasmian kutu secara menyeluruh sangat diperlukan.

Membasmi Kutu di Lingkungan Rumah

Sebaiknya jangan menggunakan karpet di dalam rumah. Tetapi kalau anda tetap memilih untuk memiliki karpet di dalam rumah, pastikan tetap kering dan dibersihkan secara rutin. Ada bahan tertentu yang dapat anda beli untuk membunuh larva kutu pada karpet, tapi sekali lagi, bahan seperti ini tetap saja racun. Bayangkan kalau karpet yang terpapar bahan beracun berada di dalam rumah anda dan pelan tapi pasti terus menerus terhisap seluruh anggota keluarga.

Halaman merupakan bagian lingkungan rumah lain yang sering menjadi tempat kutu bersarang. Mereka hidup di semak, rumput liar, dan tanah, menunggu kesempatan untuk meloncat ke tubuh anjing saat dia melitas.

Kutu anjing dapat bertahan hidup tanpa makan selama lebih dari setahun.

Di halaman situasinya sedikit lebih mudah karena anda bisa menggunakan insektisida semprot. Bahan aktifnya akan segera menguap bersama udara karena memang berada di tempat terbuka sehingga selama anda berhati-hati saat menggunakannya, tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Masalahnya adalah saat menyemprot kita cenderung menyemprot dari arah atas, sementara kutu berlindung di sisi bawah daun. Jadi selain penyemprotan, sebaiknya anda rajin memangkas rumput dan semak di halaman serta membuang gulma dan rumput liar.