Seperti tubuh manusia, tubuh anjing juga dapat menimbun lemak dan mengalami kegemukan. Sama seperti manusia, obesitas juga menimbulkan berbagai masalah pada kesehatan anjing, seperti diabetes dan berbagai masalah degenaratif pada tulang dan persendian. Karena itu supaya anjing kesayangan anda bisa berumur panjang dan selalu sehat, pastikan anda selalu mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah obesitas.

Anda pasti faham bahwa penyebab utama obesitas adalah hal yang sangat sederhana, makan terlalu banyak dan kurang bergerak. Jadi menjaga berat badan ideal seharusnya juga tidaklah terlalu rumit, cukup dengan menjaga keseimbangan antara asupan makanan dan aktivitas fisik. Dalam bentuk tindakan, misalnya memberikan makanan 2 atau tiga kali sehari dengan porsi yang wajar alih-alih membiarkan makanan tersedia setiap saat. Selalu mengajak anjing anda untuk berjalan setiap hari dan memberinya waktu cukup untuk bermain di luar ruangan.

Lebih jauh, selain jumlah dan frekuensinya, kita juga perlu memperhatikan jenis makanan yang diberikan dan komposisi kandungannya. Beda umur, ukuran tubuh, dan tingkat aktivitas memerlukan takaran asupan yang berbeda pula. Misalnya saja anjing muda perlu kandungan kalori yang lebih banyak dibandingkan mereka yang sudah berusia lanjut. Anjing yang lebih banyak aktivitas memerlukan lebih banyak protein dan mineral.

Maintaining a healthy weight for dogs and cats also depends on the type of food they eat on a daily basis. Owners should choose an appropriate pet food according to the animal’s age, weight, and activity level. Generally, younger dogs and cats need to consume more calories per pound of body weight than older dogs and cats. Animals with active lifestyles and pregnant or nursing females require more protein, minerals, and calories in their diet.

Dikutip dari majalah Modern Dog, Dr. Audrey Cook dari Texas A&M College of Veterinary Medicine & Biomedical Sciences menyarankan supaya anda berkonsultasi dengan dokter hewan untuk memastikan kebutuhan asupan makanan dan nutrisi untuk anjing kesayangan anda. “Lebih baik untuk berkonsultasi dengan dokter hewan yang biasa menangani hewan peliharaan anda, karena mereka mengenal kondisi tubuh hewan peliharaan anda tersebut, mereka bisa memberikan saran yang lebih tepat”, anjur Dr. Cook.

Lebih lanjut, Dr. Cook mengingatkan bahwa petujuk yang tercantum pada kemasan produk makanan cenderung berlebihan sehingga bisa menyesatkan.

Selain soal asupan makanan dan aktivitas fisik, kita juga harus terus memantau berat badan anjing kita. Lakukan penimbangan badan secara rutin. Saat menimbang berat bandan, usahakan supaya waktunya juga sama, misalnya setiap pagi, setiap sore, setiap setelah makan, dll. Dengan demikian perubahan berat badan yang bisa menjadi indikasi awal dari masalah yang serius dapat lebih cepat diantisipasi.

Perlu difahami bahwa obesitas juga bisa disebabkan masalah kesehatan yang lebih serius dari sekedar kelebihan makanan dan kekurangan aktivitas. Kelebihan berat badan bisa juga disebabkan masalah hormonal misalnya hypothyroid. Anjing yang menderita masalah metabolisme yang dikenal dengan istilah “Cushing’s syndrome” juga biasanya menunjukkan gejala gemuk terutama di bagian perut.

Beralih dari soal penyebab, apapun penyebabnya, kegemukan dapat menyebabkan aneka masalah kesehatan lanjutan bagi anjing kita jika tidak dicegah dari awal. Bukan hanya rentang usianya yang cenderung lebih pendek, tatapi kualitas hidupnya juga lebih rendah. Selain masalah-masalah klinis seperti penyakit yang berkaitan dengan tulang, anjing yang kegemukan juga biasanya mengalami masalah pernafasan dan cepat lelah. Kesulitan untuk mencapai bagian-bagian tubuh tertentu saat membersihkan tubuhnya sendiri dengan lidah juga bisa memicu masalah kulit.

Demi kesehatan anjing anda, hentikanlah kebiasaan memanjakan mereka dengan memberikan bagian dari makanan kita sendiri atau memberikan porsi ekstra untuk makanan yang mereka sukai. Bukan karena anda tidak sayang, justru karena anda sayang.