Kepedulian manusia akan kesehatan semakin meningkat, selain untuk diri sendiri pastinya juga untuk keluarga. Misalnya saja menyikapi semakin maraknya penggunaan bahan-bahan kimia berbahaya kita mulai memilih makanan berbahan organik, meskipun harus merogoh saku lebih dalam. Pastinya anda melakukan hal yang sama untuk anjing peliharaan anda, karena mereka juga merupakan bagian dari keluarga yang juga harus dijaga kesehatannya.

Bagi anjing peliharaan kita, selain kudapan seperti halnya saat kita ngemil di depan TV, snack anjing juga sering dipergunakan sebagai hadiah saat mereka melakukan hal-hal tertentu yang kita perintahkan. Kalau kita perhatikan, para pelatih anjing biasanya membawa sekantung snack untuk keperluan ini. Istilah bekennya “dog treat”.

Persoalannya adalah soal perhatian terhadap aspek kesehatan. Kalau kita cenderung sangat pemilih saat membeli dog food, kita cenderung abai saat memilih snack. Biasanya kita berfikir “Toh juga makannya nggak banyak.” Atau mungkin karena namanya snack kan untuk memanjakan diri, jadi yang penting enak, dan urusan kesehatan menjadi terabaikan. Padahal salah memilih snack bisa membawa banyak akibat negatif terhadap kesehatan anjing. Misalnya saja snack yang banyak mengandung lemak dan kalori dapat menyebabkan obesitas. Tentu kita tahu apa efek lanjutan dari obesitas bagi kesehatan anjing.

Jadi biasakan untuk tetap memberi perhatian khusus saat memilih snack untuk anjing, sehingga tunjuan kita menyenangkannya tidak justru membawa penyakit dalam jangka panjang.

Berikut beberapa bahan yang harus dihindari:

Gula

Kandungan gula dapat hadir dalam sebutan yang berbeda-beda, sukrosa, karamel, corn syrup, dan banyak istilah lainnya. Tapi apapun namanya, pemanis bukan hanya tidak diperlukan tetapi konsumsi terus menerus dapat menyebabkan menurunan kadar gula dalam darah, kerusakan gigi, arthritis, obesitas, katarak, alergi, bahkan mempengaruhi perilaku.

Garam

Seperti gula, bisa muncul dalam berbagai nama seperti garam laut, garam beryodium, sampai nama “keren” seperti sodium klorida. Sama seperti tubuh manusia, tubuh anjing juga memerlukan garam. Tetapi kebutuhan akan unsur garam ini sangat terbatas dan kelebihan justru membawa banyak pengaruh buruk seperti penyerapan air berlebih, gangguan detak jantung, konsentrasi hemoglobin, menyeringnya jaringan lunak. Dari sisi perilaku dapat menyebabkan sulit tidur dan hiperaktif.

Kedelai

Biasanya kedelai ditambahkan sebagai sumber protein murah pengganti daging. Sayangnya selain manfaatnya bagi kesehatan jauh lebih rendah dari daging, kedelai juga merupakan salah satu bahan yang paling sering menyebabkan alergi pada anjing.

Jagung

Hampir sama dengan kedelai, jagung bisanya dipakai sebagai sumber protein alternatif yang lebih murah. Sayangnya struktur protein jagung sangat berbeda sehingga manfaatnya untuk kesehatan hampir tidak ada. Alih-alih memberi manfaat, unsur jagung yang terlalu dominan juga dapat mengurangi masa otot pada anjing.

Gandum

Sebaiknya pilihlah snack anjing yang sama sekali tidak mengandung gandum. Kita semua pastinya tahu bahwa secara alamiah anjing adalah karnivora, pemakan daging, sehingga asupan utama yang mereka butuhkan adalah protein. Konsumsi terus menerus dapat menyebabkan aneka masalah kesehatan seperti iritasi usus.

Susu

Susu dan semua produk turunannya merupakan bahan pemicu alergi pada anjing sehingga sebaiknya dihindari.

Gluten

Gluten biasanya dipergunakan sebagai perekat, untuk memudahkan semua bahan menyatu dan dibentuk. Sayangnya manfaatnya untuk tubuh anjing sama sekali tidak ada.

Pada akhirnya, jangan menomorsatukan harga karena kualitas memang selalu sejalan dengan harga. Demi kesehatan jangka panjang anjing kesayangan anda, pilihlah produk-produk berkualitas meskipun harus merogoh saku sedikit lebih dalam. Salah satu pembuat snack anjing sehat yang memang secara khusus memilih bahan-bahan berkualitas tinggi dan bermanfaat untuk anjing adalah Mom’s Kitchen yang diproduksi di Bali.